/* —( page defaults )— */ /* === Hide the NavBar === */ .Navbar { visibility:hidden; display: none; } /* === Hide the NavBar === */

09 November 2008

HIKAYAT CINTA

Di sebuah pulau kecil yang tepat berada di tengah-tengah samudera luas dengan ombak yang besar hiduplah sekumpulan masyarakat. Mereka pada mulanya hidup dipulau tersebut dengan damai, tolong-menolong, saling membutuhkan satu sama lain serta saling melengkapi. Mereka adalah CINTA, KEKAYAAN, KECANTIKAN, KESEDIHAN dan KEGEMBIRAAN.

Hingga pada suatu ketika pulau tersebut terhempas badai yang besar berangsur-angsur akan menenggelamkan pulau tersebut. Berawal dari sinilah berbagai sifat yang melekat sebelumnya berakhir sudah, mereka lebih mengutamakan keselamatan masing-masing dengan mengabaikan yang lain. Sungguh malang nasib CINTA perahu tak disiapkan sebelumnya ditambah tidak dapat berenang, makin malang saja nasibnya.






Hanya dengan berteriak-teriak minta tolonglah satu-satunya harapannya, siapa tahu ada yang melintas dan menolong. Dari kejauhan terlihat KEKAYAAN mendayung perahunya yang penuh dengan muatan harta. “oh.. KEKAYAAN tolonglah aku” ucap CINTA. “maafkanlah aku CINTA perahuku telah penuh dengan harta benda, lagipula sudah tidak ada tempat yang tersisa aku takut nantinya tenggelam” jawab KEKAYAAN sambil berlalu dari hadapannya.

Ditinggal sendirian menjadikan CINTA sedih maka tak kuasa membendung air matanya. Saat itu CINTA melihat KEGEMBIRAAN melewatinya, lagi-lagi ia berteriak dengan keras minta tolong. Berhubung KEGEMBIRAAN sangat bahagia, senang dan gembira bisa selamat dari pulau hingga telinganya menjadi tuli tak bisa mendengar teriakan CINTA. Air laut semakin tinggi dan hampir membasahi CINTA karena air sudah sampai pinggangnya.

Keadaan CINTA makin semrawut dengah wajah acak-acakan. Dengan mendayung perahunya KECANTIKAN datang. “Wahai KECANTIKAN bawalah aku bersamamu” tampak CINTA mengiba. Tetapi apa jawaban KECANTIKAN “Hei cinta lihatlah dirimu kamu basah kotor lagi, aku takut nanti perahuku jadi kotor”. Semua telah acuh itulah kesimpulan CINTA, ia sedih meratapi nasibnya.
Kesempatan terakhir tatkala KESEDIHAN melewatinya tapi apa jawab kesedihan “ Maafkan aku CINTA aku sedang sedih aku ingin sendirian !”
Kini musnahlah sudah kesempatan baginya untuk selamat karena semua sahabatnya dulu telah melintas semua. Air makin tinggi dan menjadikan CINTA berdoa pasrah pada Tuhan atas segala nasibnya dan berharap ada keajaiban yang datang menolong.

Rupanya doa CINTA telah didengarNYA. Seorang kakek tua renta dengan jenggot dan baju putih datang dengan perahunya. “CINTA mari ikut bersamaku” naiklah CINTA ke perahunya dan diantarkan sampai daratan sudah pasti jiwanya selamat. CINTA menjadi bingung siapa kakek tua yang menyelamatkannya, dari mana dia tahu namaku ?. Didorong rasa penasaran CINTA memberanikan diri bertanya pada penduduk. “beliau adalah SANG WAKTU” jawab penduduk.

ispirated from sarikata

04 November 2008

UREA MOLASSES MULTINUTRIENT BLOCK

Suatu inovasi dalam bidang teknologi pakan yang menerapkan teknik perunut radioisotope dengan memanfaatkan metode fermentasi dalam perut ternak ruminansia (sapi, kambing, kerbau). Metode ini dapat mengembangkan mikroba pada rumen. Ternak yang hanya diberi pakan hijauan kualitas rendah perlu dibantu dengan pmeberian suplemen.
UMMB ini dapat diberikan kepada sapi dalam bentuk tablet rekayasa penggemuakan dengan dosis 5 ons per ekor sapi setiap hari. Pada sapi potong akan menghasilkan PBBH sebanyak 0.8 kg/hari sedangkan pada sapi perah produksi susu sampai 25 liter.
Pada percobaan dengan ransom yang sama tanpa UMMB, Pertambahan bobot badan hariannya hanya 0.2 -0.3 kg/hari; sedangkan pada sapi perah hanya 10 – 15 liter.
Harga tablet ini pada tahun 2006 lalu Rp 1500/ tablet dan sudah pernah diaplikasikan di Desa Cangkiran dan Pakem Sleman.




Sarjana Pertanian dan Peternakan Menganggur???



Sebuah kenyataan yang harus dipersiapkan dengan matang dan detail. Mahasiswa yang baru lulus banyak mengalaminya. Apalagi mahasiswa pertanian pada umumnya akan banyak yang ditemui menganggur dibandingkan sarjana dari fakultas lain. Hal ini maklum mengingat pelaku usaha kurang begitu melirik pada lulusan ini. Selain itu maksud dari fakultas Pertanian, peternakan dan perikanan sebenarnya mengharapkan lulusannya membuka usaha sendiri dengan bekal ilmu selama kuliahnya.

Tapi ataukah mereka memang berencana menjadi pengangguran…????

Bagaimana anda SETUJU?

Ya saya mengerti pasti anda menjawab TIDAK (bahkan dengan lantang anda menjawabnya) tapi tolong jangan emosi dulu, apabila anda tidak setuju dengan pernyataan diatas. Sebagai manusia yang normal sayapun juga tidak sependapat. Tidak ada seorangpun di Indonesia bahkan didunia yang mengharap dirinya sebagai pengangguran.
Tuhan memang Maha pemurah walaupun tidak ada yang memintanya tetapi jumlahnya bertambah tiap tahun.



Perlu diingat bahwa peminat karir bidang ini tidak banyak tetapi suangat buanyaaak X (sekalee……). Apakah anda tahu, ada berapa jumlah pengangguran di Indonesia? Satu juta, dua juta, tiga juta? Lebih! Berdasarkan data dari BPS, pada Februari 2007 jumlah pengangguran terbuka mencapai 10,55 juta orang .
Anda bisa membayangkan berapa jumlahnya saat ini?

Setiap tahun, jumlah angkatan kerja di Indonesia selalu bertambah. Jumlah ini berbanding lurus dengan jumlah pengangguran. Jadi semakin banyak jumlah angkatan kerja sudah pasti pengangguran melimpah ruah jumlahnya.
Sebagai pertimbangan jumlah angkatan kerja ambil contoh : jurusan produksi ternak fakultas Peternakan salah satu Universitas Negeri di saja sudah berapa? 100-500orang? Angka ini ini baru satu jurusan dalam satu universitas sedang di Jakarta-JABAR saja ada berapa? universitas, akademi, sekolah tinggi negeri dan swasta. BELUM LAGI seluruh Indonesia.

Alhasil, setiap tahunnya, pasti ditemukan sarjana-sarjana pertanian pengangguran. Bagaimana dengan ANDA?